Outcome 1

Masyarakat terutama di kelompok prioritas telah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik tentang masalah dan dampak pandemi COVID-19

  1. Mengkaji dan Mengumpulkan informasi tentang pengetahuan, sikap dan persepsi tentang vaksin COVID-19, pola dan saluran komunikasi, bahasa, agama, influencer, layanan kesehatan, dan situasi.
  2. Mengadakan pelatihan RCCE (Risk Communication and Community Engagement) Strategy & Messaging bagi community influencers and local leaders.
  3. Mengembangkan dan memproduksi bahan KIE
  4. Melaksanakan sesi interaktif oleh community influencers and local leaders.
  5. Melaksanakan talkshow di radio yang melibatkan para stakeholder terkait

Outcome 2

Otoritas kesehatan mengelola penyebaran dan dampak COVID-19 melalui peningkatan penggunaan vaksin yang menargetkan kelompok prioritas
  1. Mengkoordinasikan pemberian vaksin dengan otoritas kesehatan/ dinas kesehatan & dinas terkait lainnya
  2. Mengkaji untuk menentukan kelompok rentan untuk penargetan vaksin COVID-19 yang lebih baik
  3. Mengelola administrasi vaksin, menyediakan transportasi, peralatan, dan personel (model A). Masyarakat rentan atau group marginal akan mendapatkan dukungan transportasi untuk vaksinasi.
  4. Merekrut, melatih, dan melengkapi tim vaksinasi
  5. Mengelola administrasi vaksin, menyediakan transportasi, peralatan, dan personel (model B). Dukungan logistik untuk vaksinasi
  6. Memberikan layanan dan dukungan medis pasca-vaksinasi

Outcome 3

Masyarakat yg terdampak COVID-19 dapat mengakses pertolongan pertama psikososial dan/atau rujukan, sesuai dengan kebutuhannya
  1. Pelatihan dukungan psikososial (termasuk P3K dan sistem rujukan) untuk satgas, komunitas keagamaan, dan organisasi pendamping marjinal.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan materi dan sumber daya KIE untuk respon yang positif, pengurangan stres, perawatan diri dan informasi rujukan
  3. Memberikan dukungan tele-psikososial dan konseling tatap muka kepada individu yang terkena dampak COVID-19 (Model A)
  4. Memberikan dukungan tele-psikososial dan konseling tatap muka kepada individu yang terkena dampak COVID-19 dan Rujukan (Model B)

Outcome 4

Masyarakat dengan mata pencaharian yang terkena dampak COVID-19 telah meningkatkan akses ke dukungan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan dasar
  1. Melakukan penilaian kerentanan sosial-ekonomi termasuk analisis gender
  2. Mengadakan konsultasi masyarakat untuk menentukan kriteria seleksi
  3. Memberikan dukungan teknis dan mendampingi penerima manfaat terpilih dalam mengelola dana
  4. Mendistribusikan dana bantuan tunai untuk masyarakat (KK) dari spesific target group untuk membangun kembali usahanya  (Model A)
  5. Mendistribusikan dana bantuan tunai kepada masyarakat (KK) dari spesific target group untuk bantuan pendapatan jangka pendek (Model B)